Puisi Daun
Hijau mu tak selalu abadi Tapi selalu bertaruh dalam sunyi Untuk hati Untuk nadi Untuk kasih Helai demi helai melantunkan hijaumu Daun Daun Kau selalu bersua pada alam Kau selalu berpijak pada dahan Kau selalu bermuara pada ranting Kau selalu bersibak pada angin Putik-putik itu akan mekar tanpamu Hati sang bunga tak akan hidup tanpamu Kau tak pernah menyalahkan angin meski ia membuatmu gugur Kau tak pernah menyalahkan mentari meski ia membuatmu jatuh